Daftar Isi
Sejak 2023, hampir semua proyek website marketing dan company profile di Obotzone kami bangun dengan Astro. Bukan karena tren, tapi karena satu alasan sederhana: klien kami butuh website yang cepat, dan Astro memberikan itu secara konsisten.
Tapi pertanyaan yang sering muncul dari klien: "Kenapa tidak pakai Next.js saja? Kan lebih populer?"
Artikel ini menjawab pertanyaan itu dengan data nyata dari proyek-proyek yang sudah kami kerjakan.
Apa itu Astro?
Astro adalah web framework modern yang dirancang untuk membangun website yang content-first — blog, landing page, portfolio, company profile, dan dokumentasi. Filosofi utamanya: kirim sesedikit mungkin JavaScript ke browser.
Astro menggunakan konsep "islands" — hanya komponen interaktif yang butuh JavaScript yang akan di-hydrate. Sisanya jadi HTML statis murni. Hasilnya: bundle size jauh lebih kecil.
Astro vs Next.js: Perbandingan Langsung
Ini data dari proyek nyata — website company profile klien kami, dibangun dua kali: sekali dengan Next.js (versi lama) dan sekali dengan Astro.
| Metrik | Next.js | Astro |
|---|---|---|
| Lighthouse Score | 82 | 99 |
| Total JS ke browser | ~180KB | ~12KB |
| Time to Interactive | 2.8s | 0.6s |
| Build time | 45s | 8s |
| Deploy size | ~2.1MB | ~340KB |
Perbedaannya signifikan, terutama di Lighthouse Score dan Time to Interactive — dua metrik yang langsung mempengaruhi SEO dan konversi.
Keunggulan Astro untuk Website Marketing
1. Zero JavaScript by Default
Astro tidak kirim JavaScript sama sekali kecuali kamu minta. Untuk website yang kontennya statis — harga, profil perusahaan, portfolio — ini sempurna. Browser hanya render HTML dan CSS.
2. Deploy ke Edge Gratis
Astro dengan output static bisa di-deploy langsung ke Cloudflare Pages, Vercel, atau Netlify tanpa konfigurasi tambahan. Gratis, global, dan cepat.
// astro.config.mjs
export default defineConfig({
output: 'static',
adapter: cloudflare()
});
3. Bisa Pakai Komponen React/Vue
Kamu tidak harus meninggalkan React. Astro support component dari React, Vue, Svelte, dan lainnya dalam satu project. Gunakan hanya di bagian yang butuh interaktivitas.
"Astro gave us the best of both worlds — static performance with the ability to use React components where we needed them." — Astro Docs
Kapan Tetap Pakai Next.js?
Astro bukan solusi untuk semua kasus. Kami tetap pakai Next.js ketika:
- Proyek butuh server-side rendering real-time (dashboard, real-time data)
- Ada kebutuhan API Routes yang kompleks
- Membangun SaaS atau web app dengan banyak state management
- Tim sudah sangat familiar dengan ekosistem Next.js
Website marketing, landing page, company profile, blog → Astro
Web app, dashboard, SaaS, e-commerce kompleks → Next.js
Kesimpulan
Astro adalah pilihan terbaik untuk website yang prioritasnya adalah kecepatan, SEO, dan biaya hosting rendah. Untuk klien UMKM dan startup Indonesia yang butuh website marketing profesional dengan budget terbatas, Astro + Cloudflare Pages adalah kombinasi yang sulit ditandingi.
Kalau kamu butuh website yang cepat, SEO-friendly, dan mudah di-maintain — hubungi kami dan kita diskusikan stack yang paling sesuai untuk proyekmu.